Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Bayangkan

Bayangkan sebuah planet yang tidak lagi terkotak-kotak oleh garis imajiner yang kita sebut negara. Tanpa nasionalisme sempit, alasan untuk mengangkat senjata demi sejengkal tanah akan menguap. Keamanan tidak lagi dibangun di atas ancaman kehancuran bersama, melainkan di atas fondasi kerja sama global. Dalam visi ini, kita bukan lagi warga satu bendera, melainkan warga Bumi. Ketika tidak ada yang perlu dibela mati-matian dalam perang, energi kolektif manusia bisa dialihkan sepenuhnya untuk sains, seni, dan pelestarian alam. Visi utopia ini menuntut kita untuk hidup sepenuhnya di masa kini (living for today). Tanpa adanya pengotakan berdasarkan keyakinan institusional yang sering kali memicu konflik "kita melawan mereka," manusia bisa kembali pada esensi moralitas yang universal: empati. Bayangkan jika kebaikan dilakukan bukan karena janji pahala atau ketakutan akan hukuman di alam lain, melainkan karena kesadaran bahwa penderitaan orang lain adalah penderitaan kita juga. Sebua...

Postingan Terbaru

Manifesto Seorang ENTP (Penulis)

PRAY FOR SUMATERA

"Agama Adalah Candu" 100 Buat Karl Marx

Wake Up To Reality!

Terbang Boss! Gak Ada Angin Gak Ada Hujan Tiba-Tiba Ada Polisi Tidur

Ngemis Dana Bangun Masjid di Tengah Jalan Buat Malu

Apa Kaitan Kopi dengan Aqidah Islam? (Kalcer Harus Tau!)